Badan Riset Kembangkan Maggot di Kabupaten Tangerang

IMG-20201117-WA0037Badan Riset Kembangkan Maggot di Kabupaten Tangerang

Tangerang,

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menggandeng badan riset dan sumber daya kelautan perikanan untuk mengembangkan larva lalat Black Soldier Fly (BSF) /maggot di Kabupaten Tangerang. Selasa (17/11/20).

Bupati Zaki berencana membangun industri pengembangan maggot di wilayah Kabupaten Tangerang dengan menggandeng badan riset dan sumber daya Kelautan dan Perikanan untuk mengembangkan maggot tersebut untuk menjadi industri yang mrmiliki nilai ekonomis bagi masyarakat.

“Kita bekerjasama untuk mengembangkan dan membuat industri maggot di Kabupaten Tangerang karena maggot ini banyak manfaatnya bisa untuk mengurai sampah organik dan juga bisa bernilai ekonomis,” Kata Bupati di ruang Solear Gedung Setda Kab. Tangerang ketika menerima kedatangan tim Riset.

Menurutnya budidaya maggot di Kab. Tangerang saat ini cukup baik, karena selain bernilai ekonomis bisa untuk pakan ikan juga pakan ternak dengan keunggulan memiliki protein tinggi, dan juga berguna untuk mengurai sampah organik itu yang penting.

“Sudah berbagai macam upaya untuk segera melakukan inovasi untuk mengurangi sampah mudah-mudahan yang mungkin nanti bisa dipaparkan lagi bisa benar-benar ikut jadi bagian dari mata rantai pengelolaan dan pemusnahan sampah di Kabupaten Tangerang melalui maggot ini,” Kata Bupati.

Sementara itu, Rini perwakilan dari Badan Riset, dan Sumber Daya Kelautan Perikanan, menyampaikan bagaimana perkembangan maggot saat ini, Produk yang kami hasilkan bisa sebagai sumber ekonomi dalam hal ini untuk mendorong pengembangan budidaya ikan, manggot ini bisa diproduksi dari hasil inovasi peneliti dari bahan baku sampah.

“Harapan kami Bapak Bupati bersedia mengembangkan manggot, karena ini penting sebagai sirkulasi ekonomi ke depannya, di sini bisa menjadi salah satu project-nya jika kedua kami melihat disini juga potensi pengembangan perikanan juga sangat mendukung baik itu perikanan untuk konsumsi maupun ikan hias,” terangnya.

(IKP Diskominfo Kab. Tangerang/Sly)