Dor, Tim Anti Bandit Tembak Spesialis Begal dan Pembakar Gedung DPRD

IMG-20180118-WA0057Dor, Tim Anti Bandit Tembak Spesialis Begal dan Pembakar Gedung DPRD

Gowa, Sulawesi Selatan

MA alias Aan (19) terus meringis kesakitan, hal ini disebabkan luka tembak pada bagian kakinya. MA ditembak oleh Tim Anti Bandit Polres Gowa karena melakukan perlawanan kepada petugas saat akan ditangkap.

Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga mengatakan bahwa MA atau Aan merupakan pemain lama untuk kejahatan begal.

“Pelaku adalah pemain lama, bahkan setelah kami lakukan pengecekan ternyata MA ini sudah puluhan kali melakukan aksinya,” kata AKBP Shonto Silitonga.

Tidak hanya itu, petugas melakukan penelusuran lebih mendalam terhadap MA. Ditemukan bahwa MA pernah membuat dan membawa bom molotov. Dan juga, lanjut Shinto bahwa MA juga terlibat dalam kasus pembakaran Kantor DPRD sehingga akan dijerat dgn pasal 170 KUHP.

“Kami juga tengah melakukan perburuan terhadap 4 pelaku lainnya yang masih buron. Adalah MKM (21), NSR (18), FHM (16) dan AKL (18),” jelasnya.

Kapolres mengimbau para korban penjambretan juga melapor kepolres atau polsek terdekat. Agar bisa dilakukan penelusuran kembali sepak terjang kejahatan MA.

“MA bisa dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, ancaman pidana minimal 12 tahun penjara.
dan juga pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman minimal 7 tahun penjara,” pungkas AKBP Shinto Silitonga. (Sly)

Share on Facebook
128 views Cetak Artikel