Doyan Mabok Sambil Bawa senpi, Maling Kambuhan Di Dor Petugas

tmp_IMG_20140414_171040-488805004Doyan Mabok Sambil Bawa senpi, Maling Kambuhan Di Dor Petugas

Portal Tangerang,

Satu dari dua tersangka curanmor yang kerap beraksi diwilayah Cisoka terpaksa harus di lumpuhkan petugas Polsek Cisoka, Senin (14/4) dinihari. Adalah Faisal, pemuda asal Lampung Timur ini terkapar di pinggir jalan Desa Sumur Badung Kecamatan Jayanti, Cisoka Kabupaten Tangerang.

Faisal terkapar setelah betis sebelah kirinya tertembus timah panas petugas. “Kami terpaksa memberikan peringatan tegas karena tersangka berusaha kabur saat dilakukan penyergapan” kata Kapolsek Cisoka Kompol Agus Hermanto.

Penangkapan yang bermula dari laporan masyarakat mengenai adanya dua pemuda yang kerap menenggak miras di Desa sumur Badung. “Warga merasa resah dengan kelakuan kedua pemuda tersebut. Kemudian kami menugaskan anggota Buser (buru sergap) untuk melakukan pemeriksaan ke TKP” ujar Kapolsek.

Dan benar saja, ternyata dilokasi terlihat dua pemuda sedang melakukan pesta miras. Dua pria sedang pesta miras di pinggir jalan dan diperkirakan mereka nenggak miras sebelum mencuri motor agar terlihat berani. Ketika petugas mendekat dua pria itu berusaha kabur naik sepeda motor.

Petugas yang sudah siap untuk melakukan penangkapan, tanpa dikira ternyata kedua pelaku tersebut melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri. Tak mau buruannya kabur, petugas melepaskan tembakan peringatan. Namun, tembakan peringatan petugas tak dihiraukan tersangka, sehingga satu dari dua tersangka itu Faizal ditembak kakinya. “Kami masih memeriksa tersangka untuk mengejar temannya yang kabur” jelas kapolsek.

Kapolsek menjelaskan bahwa dari tangan tersangka petugas berhasil mengamankan senpi rakitan berikut enam butir pelurunya, pisau dan kunci leter T serta 7 mata kunci sebagai barang bukti. Barang tersebut selalu dibawa pelaku jika beraksi.

Ketika ditanya mengenai kepemilikan senjata api tersebut, Kapolsek menjelaskan bahwa tersangka masih bungkam. “Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kepemilikan senpi serta pelurunya” tambah Kapolsek Cisoka Kompol Agus Hermanto.

Dalam hal ini tersangka Faisal bisa dijerat Undang-undang darurat dengan ancaman maksimal 20 tahun kurungan penjara. (Sly)

Share on Facebook
957 views Cetak Artikel