Dukung Gerakan Sekolah Menyenangkan, Bupati Tangerang Luncurkan Program Sekolah KeHati di SMPN 1 Curug

IMG-20210826-WA0072Dukung Gerakan Sekolah Menyenangkan, Bupati Tangerang Luncurkan Program Sekolah KeHati di SMPN 1 Curug

Kabupaten Tangerang,

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang meluncurkan Program Sekolah Keanekaragaman Hayati (Sekolah Kehati). Program yang merupakan bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tersebut, dilakukan di SMPN 1 Curug, Kabupaten Tangerang, pada Kamis (26/8/21).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Kabupaten Tangerang Ahmed Zaki Iskandar didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Ir. Taufik Emil, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Achmad Taufik, Sekretaris Kecamatan Curug Rizki Rizani Fachri dan Kepala Sekolah SMPN 1 Curug Nina Yuni Fonas.

Bupati Tangerang, A. Zaki Iskandar, mengatakan ini bagian dari program besar sekolah menyenangkan yang dimulai dari sanitasi sekolah. Ada kegiatan kurasaki, untuk kebersihan tubuh dan lingkungan anak-anak, pendidikan kebersihan, kemudian dilanjutkan kegiatan dari clean menjadi green, yaitu tentang lingkungan hidup yang dimulai salah satunya dari program Kehati..

“Ini bukan saja mendidik anak-anak pengetahuan tentang sayur-mayur buah-buahan dan tanaman herbal lainnya tetapi juga mendidik mereka bagaimana menanam merawat dan kemudian memanen. Ini yang paling penting. Begitu juga dengan produk olahannya nanti menjadi seperti apa,” ungkap Zaki.

Menurutnya program ini bagian dari program RPJMD yaitu gerakan sekolah menyenangkan yang terus berkembang di Kabupaten Tangerang dan tentu saja ini merupakan indikator keberhasilan dari gerakan sekolah menyenangkan.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kab. Tangerang Taufik Emil, mengatakan Program ini dimulai implementasinya pada 2020, ini merupakan bagian dari program lingkungan hidup yang melibatkan perangkat di sekolah mekanisme pelaksanaan program ini dilaksanakan dengan cara berdampingan antara kepada pihak sekolah dan dibantu oleh fasilitator dan juga mentor yang direkrut khusus untuk mengimplementasikan program Kehati.

Lanjutnya sejak tahun 2020, Program Sekolah Kehati dicoba pada 13 sekolah percontohan. Pada tahun 2021 ini diterapkan kepada 30 sekolah lainnya. Dalam pelaksanaannya, program sekolah Kehati tersebut dilakukan pengelompokan, dari sektor pangan, sayur-mayur dan buah-buahan, serta tanaman obat atau herbal.

“Program ini akan kami cantumkan sebagai bagian atau indikator keberhasilan program unggulan dalam program unggulan gerakan sekolah menyenangkan,” tutup Taufik.

(Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab Tangerang)