Gelar Rakor Terbatas, Bupati Bahas Perubahan Pelarangan Mudik

IMG-20210423-WA0030Gelar Rakor Terbatas, Bupati Bahas Perubahan Pelarangan Mudik

Kabupaten Tangerang,

Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar mengundang Forkopimda untuk rapat terbatas mengenai perubahan tanggal penyekatan arus mudik, rapat tersebut digelar di Pendopo Bupati Tangerang, Jumat (23/4/21).

Rapat tersebut hanya dihadiri oleh Forkopimda, diantaranya Kapolresta Tangerang, Kapolres Metro Tangerang, Dandim Tigaraksa, Wakapolres Metro Tangsel, Sekda Kab. Tangerang, Kasatpol PP, Kadishub, Kepala BPKAD, dan Kepala BKPSDM.

Dalam pertemuan tersebut Bupati Zaki menyampaikan bahwa pertemuan ini dadakan karena terkait ada perubahan terbaru mengenai pelarangan mudik dari pemerintah pusat mulai dari tanggal 22 April hingga 24 Mei.

“Ini ada perubahan mengenai larangan mudik, oleh karenanya saya mengajak rapat terbatas untuk membahas pelarangan tersebut jangan sampai kita tidak melakukan persiapan, ini memang dadakan karena kita juga baru dapat pemberitahuannya kemarin (22 April),” Ungkapnya.

Bupati meminta kepada para Kapolres untuk melakukan penyamaan persepsi di wilayah Tangerang raya dan juga wilayah Jabodetabek, karena apabila di Kab. Tangerang saja yang melakukan ketegasan dan penutupan kawasan kerumunan maka tidak akan efektif.

“Saya harap juga kebijakan di Tangerang Raya bisa sejalan dan saya nanti akan konsultasikan dengan Gubernur Banten terkait langkah dan kebijakan yang harus diselaraskan agar berjalan efektif,” Harapnya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati menghimbau kepada seluruh masyarakat Kab. Tangerang untuk tidak melakukan perjalanan mudik pada tahun ini karena demi melindungi diri kita dan seluruh keluarga kita dari paparan Covid-19.

Sementara itu Kapolresta Tangerang Kombespol Wahyu Sri Bintoro menjelaskan bahwa pihak Kepolisian siap melakukan langkah sesuai dengan arahan dan langkah yang pada semula sudah disiapkan.

“Kami dari personil siap melakukan penyekatan terhadap para pemudik yang melakukan perjalanan, dan kami juga akan mendirikan posko-posko untuk para petugas melakukan penyekatan, lokasinya sesuai dengan yang sudah ditentukan pada semula,” Tuturnya.

(Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang/Sly)