Polsek Serpong Tembak Mati Gembong Rampok Sadis

Polsek Serpong Tembak Mati Gembong Rampok Sadis

Tangerang,

Jajaran Satuan Reserse Polsek Serpomg menembak mati satu dari empat kawanan rampok sadis yang dilakukan penengkapanna di Lampung Sumatera Selatan, Selasa (30/12). Mereka terkenal akan kesadisannya karena setiap beraksi selain selalu menggunakan senpi dan golok, juga tidak segan-segan melukai korbannya.

Adalah AK (25) harus meregang nyawa dengan satu peluru bersarang dipunggungnya yang tembus sampai ke dada. AK sendiri terpaksa harus dilumpuhkan petugas karena melawan saat akan dilakukan penangkapan dengan menggunakan senjata api. Sementara itu HR (24), JL (22) dan YN (22) juga terpaksa ditembak kakinya ketika berusaha kabur saat akan dilakukan penangkapan.

Kapolsek Serpong Kompol Arman menjelaskan bahwa pada Minggu (28/12) subuh, anggota buser Polsek Serpong berhasil menangkap tiga pelaku curanmor asal Lampung yaitu HR, JL dan YN, namun tersangka AK berhasil melarikan diri seraya menambahkan kalau para tersangka tergolong sadis setiap beraksi.

“Kami melakukan pengejaran ke Merak dan lanjut ke Lampung, esok harinya sekitar Pukul 02.00 Wib, tersangka berhasil ditemukan disemak-semak rawa-rawa. Dan pada saat akan diamankan, AK menembaki anggota dengan menggunakan senjata api berbentuk Revolver rakitan (dorlock). AK berhasil diamankan dengan luka tembak dibagian dadan dan kaki, dan AK meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit” kata Kompol Arman.

Para tersangka mengaku telah melakukan kasinya lebih dari 70 kali yang ada diwilayah Tangerang, Jakarta Barat dan Banten. Polisi mengamankan barang bukti berupa 13 unit sepeda motor berbagai merek, satu buah gagang leter T dan 7 mata kunci letter T, satu buah senjata api rakitan,satu pisau komando, dua butir peluru call 38 SPC dan tiga selongsong peluru serta 6 unit handphone.

Namun tersangka HR yang sehari-harinya sebagai tukang ojeg mengaku kalau dirinya hanta betugas mengantar AK saat beraksi. “Saya diberi upah 200 ribu setiap mengantar AK, dan saya sudah 17 kali mengantar AK” kata HR dihadapan petugas. (sly)

Share on Facebook
662 views Cetak Artikel