Raih WTP lagi, Walikota Minta Aparat Junjung Integritas sebagai Abdi Masyarakat

PENGHARGAAN WTP - WALIKOTARaih WTP lagi, Walikota Minta Aparat Junjung Integritas sebagai Abdi Masyarakat

Tangerang,

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang kembali meraih penghargaan dari Pemerintah Republik Indonesia atas keberhasilannya menyusun dan menyajikan laporan keuangan tahun 2014 dengan capaian standar tertinggi dalam akuntansi dan pelaporan keuangan yakni dengan opini WTP.

Penghargaan yang kedelepan kalinya secara berturut-turut bagi Kota Tangerang tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Keuangan, Bambang P.S. Brodjonegoro kepada Walikota, H. Arief R. Wismansyah dalam Rapat Kerja Nasional Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah 2015, di Gedung Dhanapala, Kementrian Keuangan RI, Jakarta, Jumat (02/10).

Walikota menyampaikan bahwa penghargaan tersebut hendaknya bisa menambah motivasi para aparat Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, terutama dalam menyediakan pelayanan publik yang paripurna kepada warga masyarakatnya.

“Tetap junjung integritas sebagai pelayan masyarakat,” Ujarnya.

“Integritas di sini bukan hanya sekedar jujur, tapi juga tetap bekerja dengan mutu yang tinggi,” Imbuhnya.

WTP kali ini juga merupakan pertama kalinya yang diperoleh oleh Pemkot Tangerang dalam penerapan akutansi berbasis akrual untuk penyusunan Laporan Keuangan. Dimana berdasarkan amanat PP 71/2010 tentang standar akutansi pemerintahan, pelaksanaan basis akrual dalam laporan keuangan wajib dilaksanakan oleh seluruh Kota dan Kabupaten di Indonesia paling lambat pada tahun 2015, tetapi Kota Tangerang menjadi satu-satunya kota yang lebih awal menerapkan sistem ini pada pelaporan TA 2014, dan memperoleh opini tertinggi dalam audit BPK.

Sementara itu, Menteri Keuangan, Bambang P.S. Brodjonegoro dalam laporannya menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun yang dilaksanakan dari 2008. Sedangkan tema tahun ini mengangkat, implementasi akuntansi dan pelaporan Pemerintah berbasis akrual.

“Komitmen kita kuat sehingga pemerintah mampu menyusun dan menyajikan laporan keuangan berbasis akrual yang berkualitas. Sehingga menjadi alat pertanggungjawaban yang baik. Ini bagus untuk meningkatkan kepercayaan pemerintah apalagi dalam kondisi ekonomi global yang kayak gini,” ungkapnya.

Rakernas ini dibuka secara resmi oleh Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution serta dihadiri seluruh menteri atau pimpinan lembaga, gubernur, Bupati atau Wali kota yang LKPP atau LKPD nya memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Rakernas akutansi kali ini dihadiri Ketua dan anggota BPK, Gubernur dan pimpinan lembaga lainnya yang terdiri 903 anggota. Pemerintah akan beri penghargaan pada 207 entitas pelaporan 26 pemerintah provinsi, 149 pemerintah kabupaten, 50 pemerintah kota yang berhasil sajikan laporan keuangan 2014 dengan opini audit WTP,” pungkas Bambang. (hms/sly)

 

Share on Facebook
639 views Cetak Artikel