Rebutan Lahan Parkir, Dadang Tewas Ditikam Keponakannya

tmp_IMG_20140522_151154-498626827Rebutan Lahan Parkir, Dadang Tewas Ditikam Keponakannya

Portal Tangerang,

Seorang tukang pakir, Dadang Setiawan (35), warga Kampung Tugu, RT 1/13, Kelurahan Bugel, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, tewas ditikam karena rebutan lahan parkir dengan Aris (27), yang masih keponakannya sendiri.

Kapolsek Karawaci Kompol Jonny Panjaitan mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (14/5), sekitar pukul 21.00 WIB. Tersangka merasa tidak senang dengan Dadang, karena lahan parkirnya di Jalan M Toha, Kelurahan Bugel, direbut.

“Aris sudah lama menjadi tukang parkir di pinggir Jalan M Toha, sementara Dadang baru tiga bulan. Dadang kerap menarik uang parkir di tempat Aris, sehingga menyebabkan penghasilannya menurun” katanya, Kamis (22/5).

Karena emosi, Aris menegur korban untuk tidak merebut lahan parkir miliknya. Namun korban tidak terima, akhirnya terjadi cek cok mulut. Kemudian Aris meminjam pisau dapur dari salah satu rumah makan seafood. “Aris mendatangi korban dan langsung menikam perutnya satu kali hingga terkapar,” ujar Kapolsek.

Aris langsung melarikan diri meninggalkan korban yang bersimbah darah. Sementara korban sempat dilarikan ke rumah sakit Sari Asih Sangiang oleh warga setempat. Namun nyawa ayah empat anak ini tidak tertolong. “Korban tewas kehabisan darah” ujar Kapolsek.

Tersangka sendiri ditangkap di tepat persembunyiannya di wilayah Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, pada Rabu (21/5) lalu. “Tersangka dijerat pasal 351 ayat 3 tentang penganiayaan hingga menyebabkan korban tewas dengan ancaman hukuan 7 tahun penjara” papar Kapolsek.

Kepada polisi, Aris mengakui kalau dirinya sakit hati lantaran lahan parkirnya direbut. Hal itu menyebabkan penghasilannya menurun. Aris juga mengakui kalau dirinya masih memiliki hubungan saudara dengan korban.

“Biasanya penghasilan saya sehari Rp 70 ribu. Tapi karena dia ngambil lahan saya, menurun jadi Rp 10 ribu. Kadang dia suka bohong, kalau dapat uang bilangnya tidak dapat” katanya.

Dalam pengakuannya Aris (27) nekat membunuh karena kesal lahan parkirnya direbut oleh Dadang. “Memang Dadang masih saudara sama saya, habis saya kesal karena dia disitu penghasilan saya berkurang” kata Aris.

Tidak hanya itu, Aris juga menjelaskan kalau Dadang sering menipunya, “Kalau dia dapat uang parkiran tapi ngakunya ga dapat dan lahan parkir saya diambil alih sama Dadang” tambah Aris.

Aris yang sudah setahun menjadi tukang parkir merasa kesal dengan kelakuan saudaranya itu yang seenaknya mengambil lahan tempatnya mencari nafkah. Dengan kekesalan yang menumpuk maka puncaknya pada Rabu (14/5) malam, sempat terjadi cekcok mulut antara Aris dan Dadang.

Sementara itu Kapolsek Karawaci, Kompol Jonny Panjaitan mengatakan bahwa tersangka Aris dijerat pasal 351 ayat (3) tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun kurungan penjara. (Sly)

Share on Facebook
822 views Cetak Artikel