Siapkan Armada Mobil Penyapu Jalan Otomatis, Bukti Pemkot Tangerang Perduli Kebersihan Jalan

LAUCHING MOBIL DINAS KEBERSIHAN - WALIKOTA4Siapkan Armada Mobil Penyapu Jalan Otomatis, Bukti Pemkot Tangerang Perduli Kebersihan Jalan

Tangerang,

Persoalan sampah di sejumlah kota besar di dunia saat ini kerap menimbulkan berbagai persoalan, tak terkecuali di Kota Tangerang. Dengan produksi sampah mencapai 1.000 ton per hari, mengharuskan Pemkot Tangerang terus berinovasi dan membuat terobosan guna mengatasi persoalan tersebut. Salah satunya yaitu dengan mendatangkan dua armada mobil penyapu sampah otomatis untuk membersihkan jalan jalan protokol yang ada di kota bertajuk Akhlakul Karimah itu.

Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah, mengatakan ini merupakan bentuk komitmen Pemkot Tangerang untuk mewujudkan Kota Tangerang sesuai dengan slogan LIVE (Liveable, Investable, Visitable dan e-city). Menurutnya keberadaan armada penyapu jalan otomatis ini akan semakin meringankan beban kerja petugas kebersihan. Bahkan, lebih efesien, karena jika dibandingkan setara dengan kerja 10 orang petugas reguler.

“Ini merupakan program Dinas Kebersihan dan Pertamanan. Rencananya akan dioperasikan di jalan protokol, terutama di median jalan kita akan menggunakan mesin sweeper ini. Masalahnya, kalau menggunakan tenaga penyapu biasa, kita nilai sangat rawan, terutama saat jam sibuk dengan volume kendaraan yang padat,” ujar Walikota saat melihat uji coba dua armada mobil penyapu jalan tersebut di halaman Pupemkot Tangerang, pada Senin (21/11/2016) lalu.

Sementara itu, menurut Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Tangerang, Ivan Judhianto, dengan beroperasinya kedua armada mobil penyapu otomatis ini, pihaknya berharap kebersihan jalan-jalan protokol bisa dijaga secara maksimal dan mampu memberikan kesan bagi setiap pengguna jalan yang melintas.

“Mobil ini masih dalam tahap uji coba, karena perlu pelatihan dahulu untuk sopir dan operatornya, agar armada ini bisa bekerja secara optimal,” katanya.

Sedangkan terkait kebersihan untuk seluruh wilayah di kota yang berbatasan langsung dengan DKI Jakarta tersebut, pihaknya mengaku sudah berupaya secara maksimal. Dimulai dari pengerahan armada kebersihan dan petugas kebersihan yang setiap hari harus mengangkut dan membersihkan jalan dan trotoar se-Kota Tangerang.

Masih kata Ivan pihaknya juga mendorong optimalisasi peran serta aktif masyarakat, lewat peguyuban dan komunitas peduli sampah untuk melakukan pengelolaan sampah di lingkungannya masing-masing, dan juga sosialisasi program 3 R (reduce, recycle, dan re-use) di masyarakat serta program Adiwiyata yang bertujuan untuk mengenalkan konsep cinta lingkungan sedini mungkin melalui penerapan kurikulum berbasis lingkungan di hampir semua sekolah di Kota Tangerang, termasuk penerapan teknologi terkait pengelolaan sampah baik itu lewat firolisis maupun pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) yang masih dalam proses pengerjaan.

“Kami berharap dengan program berkesinambungan mulai dari hulu ke hilir, masyarakat bisa menerapkan budaya bersih mulai dari lingkungan dan rumahnya sendiri. Kita harap dengan terlibat aktif dalam sejumlah program, masyarakat akan timbul rasa memiliki, sehingga tidak selalu bergantung kepada pemerintah yang memiliki keterbatasan,” tegasnya.

Sedangkan saat ditanya apakah ada rencana untuk menambah jumlah armada mobil penyapu jalan otomatis ini, Ivan menegaskan hal itu tergantung dari hasil uji coba pada Desember 2016 ini. Jika dinilai berhasil dan lebih efektif tentunya bukan tidak mungkin armadanya akan ditambah secara bertahap.

“Kalau lebih efektif kenapa tidak. Tentunya akan kita tambah, karena untuk penanganan masalah kebersihan memang butuh peralatan yang memadai dan alat-alat berat seperti ekskavator dan lain-lain, termasuk ini,” pungkasnya. (ADV)

Share on Facebook
358 views Cetak Artikel