Tuntut Omih Bebas, Polres Lakukan Pertemuan Dengan Buruh

Tuntut Omih Bebas, Polres Lakukan Pertemuan Dengan Buruh

Portal Tangerang,

Rifka Tjiptaning P dari Ketua Komisi IX DPRI angkat bicara mengenai penahanan Omih, buruh PT Panarub yang ditahan karena tuduhan ancaman bom lewat pesan singkat. Dalam pertemuan yang dihadiri Wakapolres AKBP Hudit dan Kasat Reskrim AKBP Suharyanto, Tjiptaning meminta agar Omih bisa ditangguhkan penahanannya.

” Kami meminta kepada pihak kepolisian agar bisa melakukan penangguhan penahanan terhadap Omih, dengan jaminan saya ” tegas R. Tjiptaning P. Tidak hanya itu, Tjiptaning juga menegaskan kalau Omih tidak bisa dilakukan penangguhan penahanannya maka ribuan buruh yang tergabung dalam berbagai aliansi akan melakukan aksi lebih besar lagi.

Sementara Wakapolres AKBP, Hudit mengatakan kalau pihaknya juga melakukan penangkapan Omih sudah melalui prosedur. ” Kami juga merupakan pelayan masyarakat, untuk kasus ini ada laporan dan kami lakukan prosedur. ” kata Hudit.

Hudit juga menambahkan kalau untuk penangguhan bisa dilakukan, dan ltoses harus melalui prosedur. ” Penangguhan bisa dilakukan asalkan melalui prosedur, dan kami juga tidak bisa membebaskan Omih sekarang juga. Karena kami harus melaporkan masalah ini kepada Kapolres ” tambah Hudit.

Kasat Reskrim, AKBP Suharyanto menambahkan kalau pihak kepolisian tidak menangani masalah perburuhan. ” Kami tidak menangani masalah perburuhan, Namun kami menangani perkara ancaman. Secara prosedural kami melakukan penangkapan terhadap Omih pada tanggal 29 September 2012, berdasarkan laporan yang diterima. Sampai saat ini kami masih melakukan penyidikan tetkait laporan ancaman yang dilakukan Omih. ” kata Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang, AKBP Suharyanto.

Seperti diberitakan sebelumnya , Omih seorang buruh wanita yang diamankan pihak kepolisian karena dugaan ancaman bom melalui pesan singkat. Omih yang bekerja d PT Panarub mengaku kesal karena tidak diijinkan pihak perusahaan untuk cuti agar merawat anaknya yang sakit. Sampai akhirnya meninggal dunia. (Sahara)

R Tjiptaning P, Ketua Komisi IX DPR RI

Share on Facebook
835 views Cetak Artikel